Hidup adalah pilihan. Begitu
kata pepatah yang selalu kudengar. Kekasihku yang cantik, selamat atas segala
pilihanmu. Aku menghargainya. Pilihanmu, adalah pilihan terbaik dari Tuhan. Aku
percaya itu.
Ada jutaan pilot di luar sana, ada jutaan dokter, jutaan
polisi, jutaan PNS, jutaan gubernur, jutaan musisi, jutaan dosen, dan
jutaan-jutaan profesi hebat lainnya. Tapi siapa yang tau, jika akhirnya kau
akan bersanding denganku. Duduk di sampingku. Berbicara tentang masa depan,
hingga masa depan itu benar-benar kita raih bersama-sama
Kekasihku yang manis, selamat atas pilihanmu. Jangan pernah
hiraukan keadaanku. Tenang saja, aku akan tetap mencintaimu. Terus. Sampai kau
menyadari, jika hidup bukanlah suatu pilihan. Tapi pilihan yang akan membuatmu
jauh lebih hidup.
Bekasi 2 Januari 2015.
Dariku, lelaki yang benci
dengan pilihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar